DKI
Jakarta
1. Panahan
Lapangan Panahan, GBK, Senayan
2. Akuatik Open Water Swimming Pulau Putri
3. Bulutangkis Istora Stadium
4. Basketball GOR Basket Sport Mall Kelapa Gading
5. Bowling Bowling Jaya Ancol
6. Kano ipule, Jawa Barat
7. Balap Sepeda
2. Akuatik Open Water Swimming Pulau Putri
3. Bulutangkis Istora Stadium
4. Basketball GOR Basket Sport Mall Kelapa Gading
5. Bowling Bowling Jaya Ancol
6. Kano ipule, Jawa Barat
7. Balap Sepeda
·
Track
Velodrome, Rawamangun
·
Cycling
BMX Ancol
·
Cycling
Road Race Subang Road Cycling
·
MTB Sentul,
Gunung Pancar
8. Equestrian (berkuda) Arthayasa, Depok
9. Fencing Balairung UI, Depok
10. Sepakbola Stadion Utama Senayan
11. Futsal POPKI Sport Hall Cibubur
12. Golf Jagorawi Golf Country Club Cimanggis, Bogor
13. Judo Gedung Judo, Kelapa Gading
14. Karate Tennis Indoor Senayan
15. Paralayang Gunung Mas, Puncak
16. Pencak Silat Padepokan Pencak Silat, TMII
17. Dayung Cipule, Jawa Barat
18. Layar Pantai Marina Ancol
19. Shorinji Kempo Ciracas Sport Hall
20. Tenis Meja Hall A GMSB, Kuningan
21. Taekwondo POPKI Sport Hall Cibubur
22. Traditional Boat Race Cipule, Jawa Barat
23. Vovinam Gelanggang Remaja Kec. Tanjung Priok, Kel. Sunter Agung
24. Wushu Tennis – Indoor Senayan

9. Fencing Balairung UI, Depok
10. Sepakbola Stadion Utama Senayan
11. Futsal POPKI Sport Hall Cibubur
12. Golf Jagorawi Golf Country Club Cimanggis, Bogor
13. Judo Gedung Judo, Kelapa Gading
14. Karate Tennis Indoor Senayan
15. Paralayang Gunung Mas, Puncak
16. Pencak Silat Padepokan Pencak Silat, TMII
17. Dayung Cipule, Jawa Barat
18. Layar Pantai Marina Ancol
19. Shorinji Kempo Ciracas Sport Hall
20. Tenis Meja Hall A GMSB, Kuningan
21. Taekwondo POPKI Sport Hall Cibubur
22. Traditional Boat Race Cipule, Jawa Barat
23. Vovinam Gelanggang Remaja Kec. Tanjung Priok, Kel. Sunter Agung
24. Wushu Tennis – Indoor Senayan

Palembang
– Sumatera Selatan
1. Aletik Jakabaring
Complex
2. Aquatics Jakabaring Complex Aquatics
2. Aquatics Jakabaring Complex Aquatics
·
Swimming Jakabaring
Complex Aquatics
·
Synchronize
Jakabaring Complex Aquatics
·
Polo Air Kolam
Lumban Tirta
3. Baseball
Jakabaring Complex
4. Billiards & Snooker Arena Billiard Jakabaring
5. Boxing Gedung Basket Indoor Kampus
6. Bridge Hotel Swarna Dwipa
7. Catur Hotel Jayakarta
8. Fin Swimming Jakabaring Complex
9. Football Jakabaring Complex
10.Senam Jakabaring Complex
4. Billiards & Snooker Arena Billiard Jakabaring
5. Boxing Gedung Basket Indoor Kampus
6. Bridge Hotel Swarna Dwipa
7. Catur Hotel Jayakarta
8. Fin Swimming Jakabaring Complex
9. Football Jakabaring Complex
10.Senam Jakabaring Complex
·
Artistik dan Ritmik Ranau Gymnastic Hall
·
Aerobik Dempo
Hall
11. Petanque.
Jakabaring Complex
12. Sepatu Roda Jakabaring Complex
13. Sepak Takraw SPC Jakabaring
14. Menembak Jakabaring Complex
15. Softball Jakabaring Complex
16. Soft Tennis Jakabaring Complex
17. Tenis Jakabaring Complex
18. Volley Indoor Sport Hall Sriwijaya (GOR Kampus)
12. Sepatu Roda Jakabaring Complex
13. Sepak Takraw SPC Jakabaring
14. Menembak Jakabaring Complex
15. Softball Jakabaring Complex
16. Soft Tennis Jakabaring Complex
17. Tenis Jakabaring Complex
18. Volley Indoor Sport Hall Sriwijaya (GOR Kampus)
·
Voli Pantai Jakabaring
Complex
19. Wall Climbing Jakabaring
Complex
20. Ski Air Jakabaring Complex
21. Angkat Berat GOR Dempo Jakabaring
22.Wrestling Gedung Serba Guna Jakabaring
20. Ski Air Jakabaring Complex
21. Angkat Berat GOR Dempo Jakabaring
22.Wrestling Gedung Serba Guna Jakabaring
Jadwal Bola Voli SEA Games XXVI
2011 - Bola Voli SEA Games XXVI 2011 Tim nasional bola voli putra Thailand tetap menjadi pesaing utama Indonesia
pada SEA Games XXVI Indonesia yang pertandingannya digelar di Palembang,
Sumatera Selatan, 11-22 November 2011, kata asisten pelatih nasional, Dadang
Sudrajat. "Thailand yang bakal menjadi sandungan Indonesia, karena dari
dua kali pertemuan di tahun 2011 selalu berhasil mengalahkan kita. Selain itu,
memang setiap SEA Games, selalu Indonesia dan Thailand yang bersaing ketat
dalam perebutan medali emas," ujar Dadang di Palembang, Selasa.
Dia mengakui, saat ini materi pemain Tim
Nasional Thailand lebih baik dari Indonesia, meskipun tidak terlalu jauh
perbedaannya. "Secara kualitas, memang Thailand lebih baik sedikit, karena
saat ini sudah berani menurunkan pemain muda, tapi bukan tidak mungkin dapat
dikalahkan karena kali ini SEA Games digelar di Indonesia," ujar dia.
Selain Thailand, menurut dia, tim dari Vietnam dan Myanmar, juga patut
diwaspadai karena menunjukkan kemajuan signifikan dalam beberapa tahun
terakhir. "Memang rekor pertemuan masih dikuasai Indonesia. Tapi, dalam
pertandingan terakhir, Vietnam dan Myanmar sudah bisa memberikan perlawanan
berarti. Artinya, kedua tim itu bisa menjadi kuda hitam pada SEA Games
nanti," ujar dia lagi.
Mengenai kesiapan timnya, dia mengungkapkan, berada dalam kondisi puncak dan siap memberikan kemampuan terbaik pada pertandingan nanti. "Ke-12 pemain yang disiapkan telah berada dalam kondisi prima. Tidak ada pemain cedera, dan secara mental mereka sudah siap berlaga," ujar dia.
Tim Voli Putra Indonesia telah memulai latihan perdana di Palembang Sport and Convention Center sejak Senin (7/11).
Ke-12 pemain yang disiapkan adalah Bagus Wahyu Ardyanto, Adi Sucipto, Andri, Affan Priyo Wicaksono, Antho Bertiawan, Mahfud Nurcahyadi, Ayip Rizal, Septio Hadi, Ramzil Huda, Agung Seganti, Rudi Tirtana, dan Veleg Dhani. Pengurus Besar Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PB PBVSI) menargetkan medali emas pada anak asuh pelatih asal China, Li Qiujiang itu.
Mengenai kesiapan timnya, dia mengungkapkan, berada dalam kondisi puncak dan siap memberikan kemampuan terbaik pada pertandingan nanti. "Ke-12 pemain yang disiapkan telah berada dalam kondisi prima. Tidak ada pemain cedera, dan secara mental mereka sudah siap berlaga," ujar dia.
Tim Voli Putra Indonesia telah memulai latihan perdana di Palembang Sport and Convention Center sejak Senin (7/11).
Ke-12 pemain yang disiapkan adalah Bagus Wahyu Ardyanto, Adi Sucipto, Andri, Affan Priyo Wicaksono, Antho Bertiawan, Mahfud Nurcahyadi, Ayip Rizal, Septio Hadi, Ramzil Huda, Agung Seganti, Rudi Tirtana, dan Veleg Dhani. Pengurus Besar Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PB PBVSI) menargetkan medali emas pada anak asuh pelatih asal China, Li Qiujiang itu.
Menurut Dadang, target itu cukup
realistis, mengingat Indonesia bertindak sebagai tuan rumah, dan berhasil
menduduki peringkat ke-7 di kawasan Asia pada Kejuaraan Antar Klub Putra di
Palembang, akhir Juli lalu. "Tentunya harapan masyarakat Indonesia juga
menjadi tekad Tim Bola Voli Putra nasional," ujar dia. Dalam tiga SEA
Games terakhir untuk cabang olahraga bola voli indoor putra, Indonesia dua kali
membawa pulang emas. Keduanya diperoleh pada SEA Games tahun 2007 di Thailand
dan SEA Games tahun 2009 di Laos, sedangkan Thailand berhasil memboyong satu
emas pada SEA Games tahun 2005 di Filipina.
Laga perdana tim voli Indonesia itu akan
menjajal tim Kamboja pada 13 November 2011, pukul 16.00 WIB. Kemudian, jadwal
berikutnya, Timnas putra Indonesia akan melawan Malaysia (14/11), vs Myanmar
(15/11), vs Vietnam (17/11), serta vs Thailand (19/11).
Jadwal Bola Voli SEA Games XXVI
2011 - Bola Voli SEA Games XXVI 2011 Tim nasional bola voli putra Thailand tetap menjadi pesaing utama Indonesia
pada SEA Games XXVI Indonesia yang pertandingannya digelar di Palembang,
Sumatera Selatan, 11-22 November 2011, kata asisten pelatih nasional, Dadang
Sudrajat. "Thailand yang bakal menjadi sandungan Indonesia, karena dari
dua kali pertemuan di tahun 2011 selalu berhasil mengalahkan kita. Selain itu,
memang setiap SEA Games, selalu Indonesia dan Thailand yang bersaing ketat
dalam perebutan medali emas," ujar Dadang di Palembang, Selasa.
Dia mengakui, saat ini materi pemain Tim
Nasional Thailand lebih baik dari Indonesia, meskipun tidak terlalu jauh
perbedaannya. "Secara kualitas, memang Thailand lebih baik sedikit, karena
saat ini sudah berani menurunkan pemain muda, tapi bukan tidak mungkin dapat
dikalahkan karena kali ini SEA Games digelar di Indonesia," ujar dia.
Selain Thailand, menurut dia, tim dari Vietnam dan Myanmar, juga patut
diwaspadai karena menunjukkan kemajuan signifikan dalam beberapa tahun
terakhir. "Memang rekor pertemuan masih dikuasai Indonesia. Tapi, dalam
pertandingan terakhir, Vietnam dan Myanmar sudah bisa memberikan perlawanan
berarti. Artinya, kedua tim itu bisa menjadi kuda hitam pada SEA Games
nanti," ujar dia lagi.
Mengenai kesiapan timnya, dia mengungkapkan, berada dalam kondisi puncak dan siap memberikan kemampuan terbaik pada pertandingan nanti. "Ke-12 pemain yang disiapkan telah berada dalam kondisi prima. Tidak ada pemain cedera, dan secara mental mereka sudah siap berlaga," ujar dia.
Tim Voli Putra Indonesia telah memulai latihan perdana di Palembang Sport and Convention Center sejak Senin (7/11).
Ke-12 pemain yang disiapkan adalah Bagus Wahyu Ardyanto, Adi Sucipto, Andri, Affan Priyo Wicaksono, Antho Bertiawan, Mahfud Nurcahyadi, Ayip Rizal, Septio Hadi, Ramzil Huda, Agung Seganti, Rudi Tirtana, dan Veleg Dhani. Pengurus Besar Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PB PBVSI) menargetkan medali emas pada anak asuh pelatih asal China, Li Qiujiang itu.
Mengenai kesiapan timnya, dia mengungkapkan, berada dalam kondisi puncak dan siap memberikan kemampuan terbaik pada pertandingan nanti. "Ke-12 pemain yang disiapkan telah berada dalam kondisi prima. Tidak ada pemain cedera, dan secara mental mereka sudah siap berlaga," ujar dia.
Tim Voli Putra Indonesia telah memulai latihan perdana di Palembang Sport and Convention Center sejak Senin (7/11).
Ke-12 pemain yang disiapkan adalah Bagus Wahyu Ardyanto, Adi Sucipto, Andri, Affan Priyo Wicaksono, Antho Bertiawan, Mahfud Nurcahyadi, Ayip Rizal, Septio Hadi, Ramzil Huda, Agung Seganti, Rudi Tirtana, dan Veleg Dhani. Pengurus Besar Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PB PBVSI) menargetkan medali emas pada anak asuh pelatih asal China, Li Qiujiang itu.
Menurut Dadang, target itu cukup
realistis, mengingat Indonesia bertindak sebagai tuan rumah, dan berhasil
menduduki peringkat ke-7 di kawasan Asia pada Kejuaraan Antar Klub Putra di
Palembang, akhir Juli lalu. "Tentunya harapan masyarakat Indonesia juga
menjadi tekad Tim Bola Voli Putra nasional," ujar dia. Dalam tiga SEA
Games terakhir untuk cabang olahraga bola voli indoor putra, Indonesia dua kali
membawa pulang emas. Keduanya diperoleh pada SEA Games tahun 2007 di Thailand
dan SEA Games tahun 2009 di Laos, sedangkan Thailand berhasil memboyong satu
emas pada SEA Games tahun 2005 di Filipina.
Laga perdana tim voli Indonesia itu akan
menjajal tim Kamboja pada 13 November 2011, pukul 16.00 WIB. Kemudian, jadwal
berikutnya, Timnas putra Indonesia akan melawan Malaysia (14/11), vs Myanmar
(15/11), vs Vietnam (17/11), serta vs Thailand (19/11).
Jadwal Bola Voli SEA Games XXVI
2011 - Bola Voli SEA Games XXVI 2011 Tim nasional bola voli putra Thailand tetap menjadi pesaing utama Indonesia
pada SEA Games XXVI Indonesia yang pertandingannya digelar di Palembang,
Sumatera Selatan, 11-22 November 2011, kata asisten pelatih nasional, Dadang
Sudrajat. "Thailand yang bakal menjadi sandungan Indonesia, karena dari
dua kali pertemuan di tahun 2011 selalu berhasil mengalahkan kita. Selain itu,
memang setiap SEA Games, selalu Indonesia dan Thailand yang bersaing ketat
dalam perebutan medali emas," ujar Dadang di Palembang, Selasa.
Dia mengakui, saat ini materi pemain Tim
Nasional Thailand lebih baik dari Indonesia, meskipun tidak terlalu jauh
perbedaannya. "Secara kualitas, memang Thailand lebih baik sedikit, karena
saat ini sudah berani menurunkan pemain muda, tapi bukan tidak mungkin dapat
dikalahkan karena kali ini SEA Games digelar di Indonesia," ujar dia.
Selain Thailand, menurut dia, tim dari Vietnam dan Myanmar, juga patut
diwaspadai karena menunjukkan kemajuan signifikan dalam beberapa tahun
terakhir. "Memang rekor pertemuan masih dikuasai Indonesia. Tapi, dalam
pertandingan terakhir, Vietnam dan Myanmar sudah bisa memberikan perlawanan
berarti. Artinya, kedua tim itu bisa menjadi kuda hitam pada SEA Games
nanti," ujar dia lagi.
Mengenai kesiapan timnya, dia mengungkapkan, berada dalam kondisi puncak dan siap memberikan kemampuan terbaik pada pertandingan nanti. "Ke-12 pemain yang disiapkan telah berada dalam kondisi prima. Tidak ada pemain cedera, dan secara mental mereka sudah siap berlaga," ujar dia.
Tim Voli Putra Indonesia telah memulai latihan perdana di Palembang Sport and Convention Center sejak Senin (7/11).
Ke-12 pemain yang disiapkan adalah Bagus Wahyu Ardyanto, Adi Sucipto, Andri, Affan Priyo Wicaksono, Antho Bertiawan, Mahfud Nurcahyadi, Ayip Rizal, Septio Hadi, Ramzil Huda, Agung Seganti, Rudi Tirtana, dan Veleg Dhani. Pengurus Besar Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PB PBVSI) menargetkan medali emas pada anak asuh pelatih asal China, Li Qiujiang itu.
Mengenai kesiapan timnya, dia mengungkapkan, berada dalam kondisi puncak dan siap memberikan kemampuan terbaik pada pertandingan nanti. "Ke-12 pemain yang disiapkan telah berada dalam kondisi prima. Tidak ada pemain cedera, dan secara mental mereka sudah siap berlaga," ujar dia.
Tim Voli Putra Indonesia telah memulai latihan perdana di Palembang Sport and Convention Center sejak Senin (7/11).
Ke-12 pemain yang disiapkan adalah Bagus Wahyu Ardyanto, Adi Sucipto, Andri, Affan Priyo Wicaksono, Antho Bertiawan, Mahfud Nurcahyadi, Ayip Rizal, Septio Hadi, Ramzil Huda, Agung Seganti, Rudi Tirtana, dan Veleg Dhani. Pengurus Besar Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PB PBVSI) menargetkan medali emas pada anak asuh pelatih asal China, Li Qiujiang itu.
Menurut Dadang, target itu cukup
realistis, mengingat Indonesia bertindak sebagai tuan rumah, dan berhasil
menduduki peringkat ke-7 di kawasan Asia pada Kejuaraan Antar Klub Putra di
Palembang, akhir Juli lalu. "Tentunya harapan masyarakat Indonesia juga
menjadi tekad Tim Bola Voli Putra nasional," ujar dia. Dalam tiga SEA
Games terakhir untuk cabang olahraga bola voli indoor putra, Indonesia dua kali
membawa pulang emas. Keduanya diperoleh pada SEA Games tahun 2007 di Thailand
dan SEA Games tahun 2009 di Laos, sedangkan Thailand berhasil memboyong satu
emas pada SEA Games tahun 2005 di Filipina.
Laga perdana tim voli Indonesia itu akan
menjajal tim Kamboja pada 13 November 2011, pukul 16.00 WIB. Kemudian, jadwal
berikutnya, Timnas putra Indonesia akan melawan Malaysia (14/11), vs Myanmar
(15/11), vs Vietnam (17/11), serta vs Thailand (19/11).
SRIPOKU.COM,
PALEMBANG - Kendati bakal berhadapan dengan
tim kuat seperti Malaysia, Thailand dan Vietnam, namun tim voli pantai
Indonesia optimis bisa meraih dua medali emas yang direbutkan pada SEA Games
XXVI di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sumatera Selatan.
"Kalau Tim Putra, kita optimis
mendapatkan emas, sedangkan Tim Putri akan mampu mencuri emas dari
Thailand," ungkap pelatih Indonesia Agus Abdul Karim, Sabtu (12/11/2011)
saat mengajak atlet putri untuk berlatih di venue voli pantai.
Keyakinan itu cukup beralasan karena Tim
Putra merupakan juara bertahan dan peraih emas saat di SEA Games XXV di Laos
2009 lalu. Sedangkan tim Putri berhasil menundukan Malaysia saat kualifikasi
olimpiade lalu. Untuk meraih target emas itulah, Agus mengajak Tim Putri
berlatih di siang hari dan membiasakan udara di venue voli pantai di JSC karena
anginnya selalu berubah-ubah.
Untuk cabang voli pantai, baru akan
dipertandingkan 14 November karena besok. Minggu (13/11/2011) baru dilakukan
technical meeting yang mengatur posisi tim sesuai dengan peringkat SEA Games
yang dicapai.
Selama menunggu, tim voli pantai putra
dan putri Indonesia terus mematangkan persiapan. Meski berat, Agus optimis bisa
menyabet satu emas sesuai target KONI Pusat, dan tambahannya emas di voli
pantai putri.
"Untuk satu medali emas saja bukan
perkara mudah karena tim kita akan bersaing dengan Thailand dan Malaysia. Tapi,
jika mengacu penampilan pemain saat latihan dan uji coba kejuaraan di berbagai
negara, mereka mampu," katanya.
Tim voli pantai putra Indonesia akan
mengirimkan dua tim di SEA Games XXVI. Indonesia I dipercayakan kepada Koko
Prasetyo-Andy Ardiansyah dan Indonesia II Dian Putra Santoso dan Adi Candra
mawan.
Sementara tim voli pantai putri juga
diharapkan emas dengan dua regu, yakni Indonesia I dipercayakan kepada Dita
Yuliana dan Eva Susilowati dan Indonesia II Ayu Cahyaning Siam dan Wijayanti.
Seperti diketahui, pasangan Andy
Ardiansyah-Koko Prasetyo meraih gelar juara pada turnamen voli pantai Asia
Pasifik LA Lights Piala Gubernur Sumsel 2011, setelah di final mengalahkan tim
Australia, Aaron Crook-Casey Grice. Andy-Koko menang dua set langsung 21-17 dan
21-15.
Di pertandingan SEA Games ini, cabang
Olahraga Voli pantai akan digelar 14-19 November melibatkan 7 negara termasuk
Indonesia, yang bertindak sebagai tuan rumah.
Singapura masih Mendominasi Cabang Renang
Metrotvnews.com, Palembang: Singapura masih mendominasi perolehan
medali emas cabang renang SEA Games XXVI/2011 di kolam renang Stadion Akuatik,
Jakabaring, Palembang. Sampai hari keempat, Selasa (15/11), tim renang
Singapura mengumpulkan sepuluh emas, empat perak dan tujuh perunggu.
Untuk sementara Singapura menduduki peringkat pertama dalam perolehan medali emas cabang renang SEA Games XXVI. Posisi kedua diduduki Thailand dengan meraih lima medali emas, dua medali perak dan dua perunggu.
Sedangkan tuan rumah Indonesia hanya meraih tiga emas, enam perak dan enam perunggu. Posisi keempat diduduki Vietnam yang meraih satu emas, satu perak dan dua perunggu, kemudian Malaysia di peringkat kelima dengan empat perak, sedangkan Filipina diposisi enam dengan empat dua perak dan perunggu.
Dari 19 nomor perlombaan yang sudah memperebutkan medali emas, baru tiga rekor SEA Games 2011 yang terpecahkan, di antaranya oleh perenang Singapura, Thailand dan Indonesia. Cabang renang SEA Games memperebutkan 38 medali emas yang diikuti sepuluh negara. Enam negara yang sudah meraih medali.(Ant/DOR)
Untuk sementara Singapura menduduki peringkat pertama dalam perolehan medali emas cabang renang SEA Games XXVI. Posisi kedua diduduki Thailand dengan meraih lima medali emas, dua medali perak dan dua perunggu.
Sedangkan tuan rumah Indonesia hanya meraih tiga emas, enam perak dan enam perunggu. Posisi keempat diduduki Vietnam yang meraih satu emas, satu perak dan dua perunggu, kemudian Malaysia di peringkat kelima dengan empat perak, sedangkan Filipina diposisi enam dengan empat dua perak dan perunggu.
Dari 19 nomor perlombaan yang sudah memperebutkan medali emas, baru tiga rekor SEA Games 2011 yang terpecahkan, di antaranya oleh perenang Singapura, Thailand dan Indonesia. Cabang renang SEA Games memperebutkan 38 medali emas yang diikuti sepuluh negara. Enam negara yang sudah meraih medali.(Ant/DOR)
Diposkan
oleh Handika Nursandy di 23:35 0 komentar
EXHIBITION TARUNG DERAJAT
JAKARTA – Olahraga beladiri Tarung derajat akan menghelat eksebisi resmi pada
SEA Games XXVI kali ini. Tujuannya, agar Tarung Derajat bisa masuk cabang
olahraga yang dikompetisikan pada SEA Games XXVII di Myanmar, 2013 mendatang.
Gelarang eksebisi ini tak hanya diikuti Indonesia, sebagai tanah lahirnya Tarung Derajat. Akan tetapi 7 negara lainnya, yakni Brunei Darussalam, Thailand, Vietnam, Filipina, Timor Leste, Laos dan Malaysia. Tujuh negara ini memang sudah mengenal Tarung Derajat sejak lama dan mereka juga ingin turut mendukung Tarung Derajat masuk ke pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara dua tahun lagi.
“Rencananya 8 negara memang sudah mendukung untuk ikut di SEA Games di Myanmar. Eksibisi nanti akan di gelar 13 November jam 9 pagi di Hall A da Hall B, Lapangan Basket Senayan,” tutur Lewi Bernard Tato, konsultan PB Tarung Derajat pada jumpa pers di FX Senayan, Kamis (10/11/2011).
“Langkah ini merupakan persiapan awal untuk masuk SEA Games 2013 di Myanmar nanti. Karena syarat untuk bisa ikut SEA Games, suatu olahraga harus popular dan banyak disukai. Karena itu, kami berharap rekann-rekan media bisa menyebarluaskannya, agar masyarakat tahu dan menyukai,” lanjutnya.
Eksebisi ini juga tak hanya menggelar demonstrasi, tapi juga pertandingan dengan enam medali emas akan diperebutkan. Menurut rilis yang didapat Okezone, sebanyak 148 peserta akan mengikuti eksebisi akbar ini.
Dengan keikutsertaan 7 negara lain, sekaligus mereka juga menyatakan dukungan penuhnya, terhadap seni beladiri ciptaan Achmad Derajat itu. Guru besar Tarung Derajat yang juga akrab disapa AA Boxer itu, juga optimis. Terlebih dengan dukungan 7 negara lain. Karena selain harus popular dan disukai, suatu olahraga juga harus mendapat dukungan, minimal 4 negara.
“Dengan dukungan 8 negara ASEAN yang ada, kami optimis Tarung Derajat bisa menjadi pertandingan resmi nantinya di Myanmar,” tandas AA Boxer yang juga turut hadir.
Gelarang eksebisi ini tak hanya diikuti Indonesia, sebagai tanah lahirnya Tarung Derajat. Akan tetapi 7 negara lainnya, yakni Brunei Darussalam, Thailand, Vietnam, Filipina, Timor Leste, Laos dan Malaysia. Tujuh negara ini memang sudah mengenal Tarung Derajat sejak lama dan mereka juga ingin turut mendukung Tarung Derajat masuk ke pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara dua tahun lagi.
“Rencananya 8 negara memang sudah mendukung untuk ikut di SEA Games di Myanmar. Eksibisi nanti akan di gelar 13 November jam 9 pagi di Hall A da Hall B, Lapangan Basket Senayan,” tutur Lewi Bernard Tato, konsultan PB Tarung Derajat pada jumpa pers di FX Senayan, Kamis (10/11/2011).
“Langkah ini merupakan persiapan awal untuk masuk SEA Games 2013 di Myanmar nanti. Karena syarat untuk bisa ikut SEA Games, suatu olahraga harus popular dan banyak disukai. Karena itu, kami berharap rekann-rekan media bisa menyebarluaskannya, agar masyarakat tahu dan menyukai,” lanjutnya.
Eksebisi ini juga tak hanya menggelar demonstrasi, tapi juga pertandingan dengan enam medali emas akan diperebutkan. Menurut rilis yang didapat Okezone, sebanyak 148 peserta akan mengikuti eksebisi akbar ini.
Dengan keikutsertaan 7 negara lain, sekaligus mereka juga menyatakan dukungan penuhnya, terhadap seni beladiri ciptaan Achmad Derajat itu. Guru besar Tarung Derajat yang juga akrab disapa AA Boxer itu, juga optimis. Terlebih dengan dukungan 7 negara lain. Karena selain harus popular dan disukai, suatu olahraga juga harus mendapat dukungan, minimal 4 negara.
“Dengan dukungan 8 negara ASEAN yang ada, kami optimis Tarung Derajat bisa menjadi pertandingan resmi nantinya di Myanmar,” tandas AA Boxer yang juga turut hadir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar