awat terbang, untuk kehidupan sehari-haripun sudah pas-pasan. Namun
karena tekad yang kuat untuk bertemu anak lelakinya, maka sang ibupun
berangkat setelah mendapat ijin dari suaminya.
Sesampai ditempat tujuan, sang ibu langsung menemui putranya. Ia
seakan tak percaya melihat putranya, putranya yang dulu gagah sekarang
kumal hanya berbalut celana kolor, kotor sepertinya tak mandi beberapa
hari lamanya dan yang paling menyayat hatinya putranya tak sedikitpun
mengenali Ibunya.”Siapa Kamu!”..Kata sang anak.”Nak..Nak..ini
Ibumu..kenapa kamu disini. Ini tempat para maling dan penjahat, ini
bukan tempatmu..ini bukan tempatmu,…siapa yang memasukkan kamu ke
penjara ini Nak..siapa….ini bukan tempatmu Nak…” Tangis Sang Ibu tak
henti-hentinya.
“Anak ibu membahayakan orang lain!” Begitu penjelasan dari polisi
yang didapat ketika sang ibu menanyakan kenapa anaknya dimasukkan ke
sel tahanan.” Ini tidak manusiawi, Pak!” seharusnya bukan begini
caranya!” Kata sang ibu.”Tapi siapa yang bertanggung jawab jika terjadi
sesuatu?!” Kata Pak Polisi.”Aku Pak!,…Aku yang bertanggung jawab, ..Aku
Ibunya!” Jawab sang Ibu tegas.
Akhirnya Anak lelaki bu Sabar diperbolehkan pulang, dan sang ibu
merencanakan membawa anak lelakinya ke kampung untuk pengobatan. Dengan
segala perjuangan akhirnya sampailah sang ibu dan anak lelakinya ke
rumah. Hatinya berbalut sedih nestapa, anak lelaki yang sangat
disayanginya kini tak mengenali dirinya. “Ahh.. tidak mengapa, Aku
harus kuat dan Aku harus berjuang demi anakku..aku tidak memiliki
apa-apa, Tapi aku punya kekuatan Doa..Doa untuk anakku” Tekad sang ibu.
Sejak itu hari-harinya hanya untuk mengurusi anaknya. Sejauh ini ia
tak tahu apa yang harus dilakukannya untuk kesembuhan putranya yang ia
tahu anaknya kembali seperti bayi. Semua keperluan anaknya Ibunya yang
mengurusi, mulai dari makan, minum, mandi, BAB, ya.. semuanya. Anak
lelakinya kembali seperti bayi tetapi bayi yang pemarah, bayi yang
terus-menerus teriak, menendang, bahkan pernah mencekik nya. ”Bukan
Salahnya..ini semua bukan salahnya..Ia hanya sakit..” Kata sang ibu
begitu Ikhlasnya.
Hampir tiga bulan lamanya sang ibu menemani putranya, dan selama itu
katanya tak pernah sekalipun sang ibu bisa tersenyum, apalagi tertawa.
Pernah beliau mendengar tawa seorang tetangganya, katanya beliau sangat
iri kepada tetangganya itu karena bisa tertawa.
Sampai suatu ketika ada tetangga yang berbaik hati, memberikan
informasi pengobatan medis di rumah sakit. Dibawalah sang anak kesana.
Setelah hampir dua minggu berobat., tibalah saat sang ibu untuk menemui
putranya.
“Ibu”…panggil sang anak. Mengalir deraslah tangis sang Ibu…”Ya Alloh
yang Maha Pengasih…terima kasih atas karunia Mu, Anak lelakiku telah
kembali”.” Panggil lagi Nak..panggil lagi aku Ibu sepuasmu…kata Itu
sangat berharga dan yang paling indah yang pernah ku dengar” Kata Sang
Ibu.
“Ibu..sepertinya aku telah bermimpi. Sudah berapa lama aku di rumah
sakit ini?, Aku Kenapa disini bu?.apa yang telah terjadi dengan aku”
Tanya sang anak bertubi-tubi. Perlahan-lahan dieja deretan kata-kata
dibaju yang ia pakai ..juga tulisan yang ada diseprei tempat
tidurnya…Ru..mah..Sa..kit…Ji..wa.”Hah!.. Rumah Sakit Jiwa?..Apa Aku
sakit Jiwa bu..” Tanya sang anak.
Sang Ibu terus memeluknya..tak ingin melepaskannya…kali ini Sang Ibu
menangis bahagia.”Kamu sudah sehat anakku..kamu sudah bangun dari mimpi
burukmu. Terima kasih Ya Alloh…terimakasih Ya..Alloh..Engkau telah
mengabulkan doaku” Kata sang ibu.
Sang Ibu terhenyak dari lamunan peristiwa lima tahun yang lalu,
ketika para tamu undangan Walimah pernikahan anak lelakinya mulai
berdatangan. Selamat menempuh hidup baru anakku, Semoga menjadi
keluarga Sakinah Mawadah Warohmah. Doa Restuku akan selalu menyertaimu…
Anak-anakku.
Saat-saat pernikahan anak lelaki Sang Ibu
Entri Populer
-
Ketimpangan ini semakin nyata di hubungan kita berdua Di satu sisi semakin berapi-api, sementara dirimu meredup dalam kejenuhan Sungguh i...
-
/tempat-pertandingan-tiap-cabang-olahraga-sea-games-2011/ DKI Jakarta 1. Panahan Lapangan Panahan, GBK, Senayan 2. Akuatik ...
-
Konektor Keyboard Ada dua tipe konektor yang menghubungkan motherboard dengan keyboard. Satu adalah konektor serial, sedangkan satu lag...
-
Diagram Motherboard Sebelum kita membincangkan lebih jauh mengenai komputer, saya lebih suka untuk men...
-
"PENGERTAIN HAKI" HAKI berasal dari singkatan "HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL",hak ekslusif tersebut di ber...
-
Pengertian Hardware Pengertian dari hardware atau “perangkat keras” adalah salah satu komponen dari se...
-
awat terbang, untuk kehidupan sehari-haripun sudah pas-pasan. Namun karena tekad yang kuat untuk bertemu anak lelakinya, maka sang ibupun be...
-
Eko Yuli Raih Emas Angkat Besi 1 gkan peringkat ketiga...
-
berikut langkah-langkah yang mudah dan lengkap cara menginstal windows xp : 1. Siapkan CD WINDOWS ...
-
PROCESSOR Prosessor adalah otak sentral dari komputer. Sebetulnya prosessor inilah yang disebut CPU (Central Processing Unit) artin...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar